Seventeen : Sebuah Kenangan?

Desember 25, 2018

Reff :

Kau jaga slalu hatimu
saat jauh dariku
tunggu aku kembali...

Ku mencintaimu slaluuu
Menyayangi sampai
akhir menutup mata...
Seventeen (sumber IG ifanseventeen)

Petikan lagu diatas adalah lagu hits grup band Seventeen. Lagu yang mengantarku pada sebuah perjalanan menuju Jogjakarta diakhir Desember 3 tahun lalu. Lagu berjudul Jaga Selalu Hatimu dirilis tahun 2011 lalu, sampai sekarang pun masih melekat dihati para penggemarnya, termasuk saya..

Lagu bergenre pop dengan lirik sederhana yang mudah diingat. Selain itu juga punya arti yang siapapun bisa memaknainya. Kalimatnya gamblang dan tak berliku dengan musik yang cukup mendayu. Lagu penuh cinta untuk seseorang yang dicintainya.

Adalah Herman Sikumbang pencipta lagu  sekaligus gitaris yang menjadi korban musibah tsunami di pantai Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten Sabtu malam (22/12). Termasuk Dani dan Andi, personil basist dan drummer grup yang terbentuk di Jogja hampir 20 thn lalu. Ketiganya meninggal saat manggung atas undangan acara gathering sebuah BUMN.

Tragis ya, sebuah grup band dengan 4 personil, tiga orang diantaranya turut menjadi korban tsunami. Hanya tersisa Ifan sang vokalis yang juga kehilangan istri tercintanya Dylan. Road Manager Seventeen Oki Wijaya juga ikut terseret ganasnya ombak.
Seventeen (dok.ist)

Menjadi suatu catatan menyedihkan di akhir tahun 2018. Bencana tsunami meluluhlantakkan semua yang ada di depannya. Tak pandang itu orang top, artis, perempuan dan lelaki, anak-anak atau orang tua, semua disapu bersih. Tak ada yang bisa menolak dan menghindar, kecuali diselamatkan atas ijinNya.

Begitulah antara hidup dan mati hanya diantarai batas setipis rambut. Mana tahu saat manggung totalitas dahn menunjukkan profesionalitas kerja,  disaat itu pula kematian membidiknya? Itulah garis hidup yang telah ditorehkan. Takdir hidup, mati dan rejeki yang sudah ada timing-nya.

Kita hanya bisa membekali diri dengan amal dan kebaikan selama hidup di dunia. Semoga hal-hal yang terjadi disekitar kita mampu menggiring kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Dan "siap" suatu ketika haeus kembali ke pencipta. Aamiin...
Sayup terdengar lagu Kemarin, lagu terakhir ciptaan Herman Sikumbang yang bercerita tentang kematian...


....Kini sendiri disini
Mencarimu tak tahu dimana
Semoga tenang kau disana selamanya...

Aku selalu mengingatmu
Doakanmu setiap malam
Semoga tenang kau disana selamanya....


Ifan sang vokalis benar-benar sendiri. Sendiri di grup band Seventeen juga sendiri  ditinggal Dylan, sang istri. Semoga Ifan dan keluarga para korban, tetap  sabar dan ikhlas menerima kejutan yang cukup mengharubiru. Seperti tersirat dalam lirik lagu KEMARIN yang dirilis 2 tahun silam.
Dok. IG Ifanseventeen

Mengingat Seventeen adalah mengingat empat personil muda yang enerjik. Berkurang tiga personil karena dipisahkan maut, apakah Ifan bisa eksis di dunia musik dengan tetap mengusung nama band Seventeen? Terlalu dini ya untuk mengulik itu, tunggu saja waktunya pemirsah....


#seventeen
#mengenangseventeen

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

23 Comments

  1. MasyaAllah, saya sedih mendengar kabar ini... Semoga semua yang kehilangan, bisa diberikan ketegaran dan kekuatan ya mbak, semoga kita dijauhkan dari musibah��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin mb...setiap saat kematian mengintai kita. Hanya satu jalan, kita kusu siapkan bekal iman dan taqwa ...

      Hapus
  2. Baru Tau bandnya stlh musibah... Mudah2an Ada hikmah

    BalasHapus
  3. Aku juga suka lagunya Seventeen, Mbak...
    Dan ikut prihatin dengan musibah yang menimpa mereka.
    Apalagi lokasi kejadian sama persis saat aku ikut family gathering kantor suami di bulan Juli silam..di Tanjung Lesung.
    Semoga saja Ifan bisa tegar dan tetap semangat melanjutkan masa depan

    BalasHapus
  4. Tuhan punya cara yang unik untuk mengingatkan akan kematian yang begitu. Bencana selat sunda kemaren benar2 bikin syok

    BalasHapus
  5. Baru tahu band ini krn berita tsunami. Turut berdukacita yg mendalam u para korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin... Mksh mbaa turut mendoakan almarhum personil seventeen

      Hapus
  6. Masya Allah, saya sempat nonton video nya saat detik detik panggung diterjang sunami, semoga para korban yang meninggal diterima disisiNya dan dilapangkan kuburnya, Aamiin

    BalasHapus
  7. Sedih hiks jadi mau nangis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama mb..beremphati dgn kondisi kluarga yg ditinggalkan...jd pengen mewek
      ..😢

      Hapus
  8. Sedih bacanya... bertubi2 rasanya kehilangan semua yang selama ini mengelilingi. Ibaratnya group itu sudah seperti saudara.. semoga ivan kuat menghadapinya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya mba kelihangan satu orang yang dekat dgn kita saja rasanya sedih apalagi Ifan . Semoga kuat mnghadap cobaan, Aamiin...

      Hapus
  9. Semoga para korban khusnul khotimah, aamiin3

    BalasHapus
  10. Semoga para korban khusnul khotimah, aamiin3

    BalasHapus
  11. Innalillahi Wa Inna ilaihi Rajiu'un. Semoga menjadi pembelajaran dan membawa hikmah bagi kita semua ya. Makasih sharenya.

    BalasHapus
  12. Sedih sekali mendengar berita ini Mba, lagunya amsih terngiang-ngiang ingat jaman single dulu. Semoga semua yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran, almarhum husnul khotimah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin mb... Aq srumuran gini msh syukaa nyanyi mb... Anakku yg cewek suka gitaran emaknya yg nyanyiin hihi

      Hapus
  13. Membaca judulnya tulisan mba Erny, aku udah sedih..jujur aja aku bukan penggemar Seventeen. Baru tahu keberadaan mereka setelah ada musibah ini. Tapi mendengar berita dr berbagai sumber, aku sangat prihatin. Betapa sedihnya kehilangan sahabat setelah 20 th bersama ditambah kehilangan orang terkasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mb saja bkn penggemarnya sedih, apalagi saya yg demen sama lagu2 nya mb..
      Hehe... Lgu seventeen lagu pengantar tidur kami.. .

      Hapus